Jumat, 23 September 2016

Dear someone overthere

Jika kau percaya bahwa cinta itu sederhana, lantas mengapa masih kau pertanyakan hati ini yg selalu bahagia bila kau datang menyapa?

Aku tau kau manusia yang realistis, tak banyak yg kau indahkan di dunia ini, mungkin termasuk bagaimana perasaanku terhadapmu.

Aku memang tak menjanjikanmu kemewahan, aku pun tak menawarkanmu kecantikan, aku hanya berjanji untuk selalu bertahan.

Terkadang aku tak mengerti mengapa ada cinta di dunia ini bila banyak kisah cinta yang berakhir patah hati?. Rasanya aku ingin membenci tapi tak bisa, ingin membalas tapi tak mampu, dan aku pun memutuskan untuk mengikhlaskanmu.

Bukan karena aku sudah lelah untuk bertahan, tetapi aku yakin bahwa semua terlaksana atas takdir Tuhan.
Aku, kamu, dan cinta. Semua diciptakan atas kehendak-Nya.

Kamis, 04 Februari 2016

The Patient Cancer Survival

Dari tadi liat berita lg bahas kaknker dan ternyata hari ini Hari Kanker Sedunia.

Jadi inget nenek gue, we called her Enya. Enya sakit kanker kelenjar getah bening dan br ketauan pas udah stadium 3. That's because enya org yg kuat, mungkin dia ga mau rasain sakit selama dia masih bs tahan sakitnya pdhl kita tau itu sakit bgt. Dan walaupun enya tau udh stadium 3 tp enya ga pesimis, semangat enya besar bgt buat sembuh. Enya mau berobat kemana aja, dia ga pernah ngeluh klo ga sakit2 banget. Enya sllu senyum, msh bisa sholawatan bareng, msh mikirin anak cucunya walopun kondisinya waktu itu udh lemah bgt. She is a very patient and optimistic cancer survival πŸ‘ we hope she will free from the cancer. Tapi Allah berkehendak lain, 12 Mei 2015 lalu, enya meninggal di Rumah Sakit Pelni pas mau dirawat disana 😒. Sekarang enya udh tenang disana, enya udh ga ngerasain sakit lagi πŸ˜’πŸ˜‡

Untuk semua orang yang sedang atau yang keluarganya menderita kanker, tetap semangat untuk sembuh. Keep pray and try the best! Untuk para survival yang berhasil sembuh, congraats! Teruslah menghargai hidup. Jangan lupa cek kesehatan anda setahun sekali. Untuk yang sehat, tetap jagalah kesehatan. Atur pola makan, olahraga dan istirahat anda. Dan untuk yang telah kehilangan keluarga karena kanker, let's pray for them.

Ya Allaah.. Give them the best place in your heaven.

I miss you enyakuuuu 😘😒
Al-faatihah

Senin, 01 Februari 2016

Review Film Talak Tiga

Talak tiga adalah film bergenre drama komedi arahan sutradara terhitsss se-Indonesia, Hanung Bramantyo dan Ismail Basbeth. Film ini juga diperankan oleh aktor dan aktris yang paling hitssss se-Indonesia yaitu Laudya Cynthia Bella, Vino G. Bastian dan Reza Rahardian. Banyak juga pemeran pendukung yang aktingnya keren dan membuat film menjadi lebih lucu seperti Tika Panggabean, Cak Lontong, Dodit (Stand Up Comedy), dll. Syuting film ini diadakan di Jogja selama 1 bulan pada tahun 2015. Dan pada tanggal 28 Januari 2016 diadakan gala premiere di Plaza Senayan yang di hadiri oleh para pemain, sutradara dan produser film talaktiga. juga banyak artis-artis lainnya yang ikut mendukung perfilman Indonesia. Alhamdulillah gue bisa ikutan nonton juga dan gue akan ngasih sedikit bocoran tentang film ini.

Talak tiga bercerita tentang Risa (Laudya Cynthia Bella) dan Bagas (Vino G. Bastian) yang sudah bercerai tetapi masih terlibat masalah kredit rumah yang belum mereka lunasi. Ditengah kemelut masalah mereka, ada tawaran projek dari teman mereka, Inggrid (TikaPanggabean) dan mereka memutuskan untuk mengambil projek besar tersebut yang keuntungannya bisa melunasi hutang-hutang mereka. Karena ini projek besar dan Inggrid tidak mau mengambil resiko gagal jika Risa dan Bagas bertengkar lagi, maka projek tersebut menuntut mereka untuk rujuk kembali. Masalahnya saat bercerai waktu itu, Bagas menyatakan talak tiga kepada Risa di pengadilan dan menurut hukum agama Islam, jika ingin rujuk kembali, harus ada Muhallilnya, yaitu orang yang menikahi pihak perempuan dan sudah menceraikannya juga. Untuk melancarkan niat mereka, Bagas mencari berbagai cara dari menyuap orang-orang yang bekerja di KUA, membuat identitas baru, sampai mencarikan suami kontrak untuk Risa yang ujung-ujungnya selalu gagal.

Sampai pada akhirnya Bagas memutuskan untuk menjadikan Bimo (Reza Rahardian), sahabat mereka sekaligus teman Risa dari SD untuk menjadi suami Risa lalu menceraikannya agar Bagas dan Risa bisa rujuk kembali. Bimo tidak mau melakukan hal itu karena menurutnya itu mengakali peraturan dan ia tidak ingin menghancurkan hubungannya dengan keluarga Risa yang sudah dikenalnya sejak kecil. Tetapi setelah Risa dan Bagas memohon kepadanya, ia akhirnya bersedia. Rencana ini yang akhirnya membongkar rahasia yang telah lama dipendam oleh Bimo. Bimo mencintai Risa sejak dulu dan Risa mengetahuinya setelah ia mendatangi rumah Bimo dan terjadilah konflik antara Bimo, Risa dan Bagas. Niat Risa yang ingin menyelesaikan masalahnya dengan Bagas malah menimbulkan pertengkaran sengit yang akhirnya membuat Risa berpikir ulang untuk rujuk dengan Bagas.

Lalu, apakah Risa akan tetap rujuk dengan Bagas atau malah memutuskan untuk hidup bersama Bimo? tonton sendiri yaaa filmnya bakal tayang mulai 4 Februari 2016 di bioskop2 kesayangan mantan anda! *eh :D

Sabtu, 23 Januari 2016

Bila harus hidup tanpamu

HUJAN masih menangis hari ini. Pada tiap tetes-tetes embun yang terjatuh, aku melihat kenang yang begitu riang menari di atas daun-daun tua. Ada sebutir benih di dalam tanah yang masih kering. Menunggu hidup agar segera menyapanya untuk sesaat atau kematian yang sedari tadi terduduk diam pada sudut-sudut kegelapan.
Jasad tanpa ruh, mungkin itu yang bisa aku sadari saat ini. Berkali-kali sudah kudapati, bahwa rasa begitu tega menikamku. Memendam perih tentangmu begitu sangat menyakitkan. Tanpamu, aku mampu tersenyum dalam setiap kesendirian dan di sisi lain aku mampu membunuh rindu setiap kali dia tumbuh.
Aku memang masih berdiri dengan sekat-sekat kilas-balik kehidupan kita. Menenggak tangis setiap kali kehausan batin membakar dan mencari embun; sekedar membersihkan debu-debu kepedihan. Aku pun takkan mati, jika hidup tanpa dirimu atau menjadi gila bila harus menjadi tunggal. Tapi, ketika aku menjejaki masa depan itu sendiri, aku tersandung, terjatuh dan basah kuyub oleh kenang yang menjadi bayang-banyang. Ya, aku melahap semua kisah yang terjadi hari ini, esok dan nanti; bila harus hidup tanpamu

Selasa, 29 Desember 2015

Bolehkah menyatakan perasaan kepada seseorang?

Tentu saja boleh. Tapi jika kita belum siap untuk mengikatkan diri dalam hubungan yang serius, ikatan yang bahkan oleh negara pun diakui dan dilindungi, maka sampaikanlah perasaan itu pada angin saat menerp wajah, pada tetes air hujan saat menatap keluar jendela, pada butir butir nasi saat hendak memakannya, pada cicak di langit-langit kamar saat sendirian dan tak tahan lagi hingga boleh jadi menangis. Dan jangan lupa, sampaikanlah perasaan itu pada yang Maha Menyayangi, Maha Membolak balikkan hati. Semoga semua kehormatan perasaan kita dibalas dengan sesuatu yanglebih baik, lebih indah.

Jumat, 25 Desember 2015

Alhamdulillaah, Wisuda!

Alhamdulillaah
Alhamdulillaah
Alhamdulillaah
Akhirnya gue wisuda! 14 Desember 2015 di BSI Convencion Centre Bekasihhh πŸ˜ƒ

Baru D3 siih.. tapi ini sebuah pencapaian yang harus di apresiasi. Karena kuliah itu ga gampang brooo.. apalagi sambil kerja, beeuugghhhh
Tiap sore harus ngelawan rasa males n cape setelah seharian kerja buat berangkat lagi ke kampus n ngelewatin jalanan macett, ujan, angin, panas, terik, geledek petir yang menyambar dan saling bersahutan πŸ˜‚ gak gitu juga sih wkwk.
Apalagi proses selama ngerjain TA (Tugas Akhir)! Pergi dari 1 perpus ke perpus yang laen demi nyari referensi, balapan sama deadline kerjaan yang ga kalah pentingnya, ngerjain tengah malem sampe ketiduran n laptop rusak, izin kerja demi bimbingan sama dosen n ga jarang juga diomelin dosen pembimbing di depan dosen2 yg laen. Whoaaa klo di inget2 lucu jugaπŸ˜†

Seneng, sedih, terharu campur aduk jd satu.

Dan intinya, gue mau ucapin terimakasih sama orang2 yang udh bikin gue berhasil jd wisudawati, karena di "acknowledgement" TA gue ga boleh lebih dari 2 halaman katanyahhπŸ˜‚

Yang pertama dan utama, Alhamdulillah Wa Syukrulillaah Allah selalu kasih kesehatan n kemudahan buat hambanya menuntut ilmu. Buat Junjungan Kesayangan Nabi Muhammad SAW. Alloohumma Sholli 'alaa Sayyidinaa Muhammaad.

Terimakasih Abi, Orangtua hebat yg ga prnh bosen nyuruh chicha kuliah bahkan anterin chicha klo chicha lg males, abi yg selalu ingetin chicha buat bimbingan, kerjain TA, dll. Sampe ga tidur pas chicha mau sidang krna tkt chicha kesiangan.
Terimakasih Umi, orang yang paling bawel nyuruh makan pas chicha lg keasyikan ngerjain TA, umi yg selalu doain chicha tiap saat sampe umi ikut2an mules pas chicha mau sidangπŸ˜†. tanpa dukungan n doa abi umi, I'm nothing! :')

Terimakasih Bang Syauqi, Iqo n Hana. Abang n ade2 tercinta yg selalu bantuin chicha dari matiin laptop klo chicha ketiduran, nganterin kuliah, sidang, sampe izin kerja n bolos sekolah buat liat chicha wisuda.

Terimakasih temen2 kantor yg selalu support n ga pernah marah pas aku sering izin kerja buat kuliah n bimbingan.

Terimakasih buat dosen pembimbing ms. Wiruma yg kadang2 jutek tapi baiknya luar biasa n mr. Deny yg kalem tp detail pas meriksa TA. Buat ms. Unpris yg udh baik banget kasih masukan terus buat aku, n mr. Sayyid yg udh ngarahin aku untuk pilih outline n kirimin email simulasi sidang. Juga buat semua dosen n guru2 yg sllu ksh bimbingan, ilmu n doanya buat aku, terimakasiih πŸ˜™

Terimakasih juga buat sahabat2 tercinta yg udh nemenin ke perpus, kerjain TA bareng2, sampe kerumah dosen demi minta ttd :'). Sumpah itu ga bakalan gue lupain. Kenangan dikelas, makan pas jam pelajaran, diskusi sampe berantem kecil2an, precious moment banget. Beruntung gue kenal kalian(:

Pokonya buat semua temen2, keluarga, sodara, yang namanya tidak dapat saya sebutkan satu persatu tetapi tidak mengurangi rasa hormat dan ta'zhim saya, terimakasiiiih atas cinta, dukungan dan do'a kalian buat aku. Allah yg bales kebaikan hati kalian ya:')

ILOVEYOUUUUU ♡♥♡♥♡♥

Mungkinkah

Aku pernah mengejarmu di sore hari yang penuh angin dan rintikan hujan. Sekali lagi, aku mengejarmu bersama ribuan bintang dan secercah harapan.
Kasih, bahkan aku berusaha untuk tidak peduli bahwa cintaku ini hanya memiliki dua akhir. Aku mendapatkanmu atau akhirnya aku harus kehilanganmu selamanya.
Karena kenyataannya memang seperti itulah cinta. Dia bisa membuat pipi tidak dapat berhenti merekahwalau sedetik saja, dia juga bisa membuat seseorang menangis dengan mudahnya.
Lantas, mengapa aku tidak menyerah saja?
Mengapa aku justru memperjuangkannya?
Mungkinkah bahagia itu adalah milik kita berdua?